top social

Beauty Never Dies
  • Beranda
  • Instagram
  • Youtube Channel
  • Google+
  • PRIVACY POLICY ONLINE
  • DISCLAIMER
  • ABOUT ME
  • CONTACT
Home Archive for 2017
Kali ini aku gak akan membahas seputar beauty&makeup, tapi aku akan membahas salah satu jenis kepribadian yang dimiliki oleh sebagian manusia. Kenapa aku bahas ini? Karena aku ingin menyampaikan perasaan dan pengalamanku pada orang-orang lewat tulisan. Perasaan yang gak mungkin bisa aku jelaskan serinci ini apabila berbicara secara langsung.

Apakah kalian sering merasa canggung ketika bertemu dengan orang baru? apakah kalian pernah merasa kurang nyaman ketika berada di tempat yang asing bagi kalian? apakah kalian mudah merasa lelah ketika berada di keramaian dan kebisingan? kalau kalian jawab "ya" pada semua pertanyaan tersebut, bisa jadi kalian adalah manusia berkepribadian Introvert, sama seperti aku. 

Secara garis besar, kepribadian manusia dibagi atas dua jenis yaitu Ekstrovert dan Introvert. Ada juga yang menambahkan satu kepribadian lagi yaitu Ambivert, perpaduan antara Ekstrovert dan Introvert, namun aku gak akan membahas Ambivert lebih jauh, karena yang namanya perpaduan, kita bisa simpulkan sendiri, artinya dia berada di tengah-tengah kedua kepribadian itu.

Menurut beberapa sumber yang pernah aku baca dan menurut pengamatanku sendiri, orang-orang ekstrovert itu gampang bergaul, suka tampil, suka mengobrol, dan kadang lebih suka bicara daripada berpikir. Orang-orang ekstrovert itu biasanya gak bisa diam, mereka haus berinteraksi. Mereka juga lebih mudah diterima di lingkungannya karena sifatnya yang gampang beradaptasi, mereka tak perlu berpikir sebelum memulai suatu topik pembicaraan dengan orang lain. Tak perlu mengambil contoh jauh-jauh, Ibuku adalah seorang yang ekstrovert. Dia cepat sekali bergaul dengan siapa saja. Dia hampir selalu memulai obrolan dengan semua orang yang ditemuinya. Yang aku lihat, tak sulit baginya untuk berteman dengan semua orang.

Bagaimana dengan kita yang Introvert? 

Orang Introvert itu lebih tertutup. Kita gak selalu gampang memulai pembicaraan dengan orang baru, biasanya kita akan jadi pihak yang menjawab pertanyaan-pertanyaan atau obrolan-obrolan yang orang lain lontarkan daripada jadi pihak yang memulai percakapan. Banyak orang yang mengira kita sombong, namun percayalah kita itu nggak sombong. Kita hanya gak semudah itu untuk membuka diri pada orang lain. Kadangpun supaya gak dikira sombong, kita susah payah berpikir mencari topik untuk memulai percakapan dengan orang lain, walaupun seringkali percakapan tersebut putus, karena kehabisan topik.

Introvert itu suka berpikir. Orang yang gak kenal kita, selain mengira kita ini sombong mereka juga biasanya akan menganggap kita ini gak tau apa-apa dan gak pernah mikir. Loh kenapa? padahal kita ini kan suka berpikir? Jadi gini, orang introvert itu saking sukanya mikir, mereka jadi gak suka sama sesuatu yang biasa-biasa aja, pembicaraan yang ringan-ringan dan gak filosofis, Inrtovert itu lebih suka membicarakan sesuatu secara mendalam. Sedangkan populasi manusia yang hidup di dunia ini sebagian besar berkepribadian ekstrovert, dimana orang-orang ekstrovert itu bisa membicarakan apa saja mulai dari hal-hal remeh sampai hal-hal yang krusial, namun tetap saja mereka lebih suka membicarakan sesuatu yang ringan. Nah disini orang Introvert biasanya males nimbrung. Dan kalau kita ajak orang lain membicarakan sesuatu lebih mendalam, bisa jadi orang lain malah nggak ngerti dan bingung dengan pembahasan kita. Makanya kepala kita suka pusing apabila dikelilingi sama orang-orang yang ekstrovert. Jadi kadang orang-orang mikirnya kita nggak tau apa-apa, padahal sebenarnya kita hanya malas membicarakan sesuatu yang gak penting-penting amat.

Hal ini gak dibuat-buat, ini memang sifat alamiah kita sebagai orang Introvert. Aku sendiri sebagai orang Introvert menyadari bahwa sifat seperti ini mempunyai dua ujung mata pisau. Di satu sisi, kita ini bisa jadi orang yang lebih bijaksana karena suka berpikir, kita juga bisa jadi orang yang nggak gegabah dan nggak suka mengganggu atau mengusik hidup orang lain. Namun di sisi lain kita bisa jadi orang yang nggak asik karena susah diajak berkomunikasi. Aku cukup menyadari hal ini, maka usahakan sebisa mungkin sebagai Introvert walaupun kita nggak begitu tertarik dengan pembicaraan yang sedang berlangsung, tetaplah berikan respon terhadap lawan bicara. Selain supaya kita tetap bisa berteman dengan siapa saja, juga supaya kita nggak di-cap sombong. Hal ini juga melatih diri agar bisa bersifat lebih terbuka. Bagi kalian yang ekstrovert, kalian gak akan bisa merasakan apa yang kita rasakan, cuma kita yang tau gimana rasanya, gimana lelahnya berusaha membuka diri terhadap orang lain. Bagi kalian, membuka diri itu gak perlu usaha karena kalian memang punya sifat yang terbuka, tapi bagi kami, membuka diri itu butuh usaha dan kadang kerja keras.

Walaupun Introvert cenderung tertutup dan tidak begitu banyak bicara, namun Introvert adalah seorang pemerhati. Orang-orang gak bakal mengira bahwa kita adalah orang yang suka memperhatikan sekeliling, baik itu keadaan maupun manusia yang ada di sekitar kita. Orang lain biasanya merasa bahwa kita ini acuh tak acuh, padahal kita sedang menelisik mereka, kita melihat dan mempelajari sikap, pembawaan, kebiasaan, cara bicara, cara berjalan, dan watak mereka. Jangankan lingkungan dan manusia, seorang Introvert bahkan betah memperhatikan serangga, dedaunan yang dihembus angin, awan yang bergerak perlahan, dan hal-hal lain yang luput dari perhatian orang lain.

Kita juga lebih menyukai tempat-tempat yang tenang, jauh dari keramaian dan kebisingan, kita suka menghabiskan waktu dengan membaca, menulis, berkarya atau melakukan aktifitas lain di tempat dan suasana yang tenang. Tapi bukan berarti kita ini nggak bisa diajak pergi ke kawinan mantan, eh teman, atau gak bisa diajak nonton konser, party atau ke club. Sama seperti kalian yang ekstrovert, kita juga bisa pergi ke tempat-tempat tersebut, hanya saja kita itu kayak punya stock energy. Kalau kalian bisa bertahan sepanjang hari dengan suasana yang seperti itu, nah kita punya batasan, kita akan merasa lelah apabila terlalu lama berada dalam tempat dan suasana demikian, dan kalau kita sudah kehabisan stock energy, kita akan memilih pergi dan menyendiri dulu untuk menenangkan diri dan mengisi energy yang sudah habis.

Bila orang Ekstrovert suka melakukan semua hal beramai-ramai, atau paling tidak nggak sendirian, misalnya nonton bioskop, makan, belanja, liburan, maka orang Introvert juga bisa melakukan aktifitas tersebut bersama orang lain, namun kita akan merasa alangkan lebih nikmatnya apabila melakukan hal-hal tersebut bersama orang terdekat. Kita juga gak masalah apabila harus melakukan hal tersebut seorang diri. Memang gak semua orang Introvert bisa bersahabat dengan diri sendiri. Apabila kamu Introvert dan kamu merasa kamu sedang dikutuk karena berkepribadian Introvert, segeralah Intropeksi diri. Yakini bahwa ini adalah anugerah. Kamu harus belajar mencintai diri kamu, Introvert ini bukan kutukan. Sebenarnya dengan menjadi Introvert kamu bisa lebih mencintai diri kamu, kamu bisa lebih bersahabat dengan dirimu sendiri, kamu juga lebih mandiri karena merasa nyaman melakukan banyak hal seorang diri. Karena itu ciptakan rasa percaya diri.

Aku nggak tau apakah kalian yang di luar sana yang berkepribadian Introvert merasa nyaman dengan diri kalian atau malah tersiksa dengan kebribadian kalian. Apakah kalian bisa mandiri dan keluar rumah untuk melakukan aktifitas seorang diri, atau malah lebih memilih diam karena tidak mau bertemu siapapun, tidak mau melakukan hal-hal baru, dan kalaupun sedang berada di tempat umum kalian selalu berusaha menjadi orang yang tak terlihat, orang yang luput dari pandangan. Apabila demikian, maka marilah segera belajar untuk mencintai diri sendiri agar kalian bisa memiliki rasa percaya diri. Aku tau kok bagaimana rasanya, aku tau bagaimana lelahnya kita menjalani proses untuk jadi pribadi yang lebih menerima diri sendiri. Dulunya aku adalah anak yang sangat pemalu dan pendiam. Aku sulit berkomunikasi dengan orang-orang baru. Tapi aku mau berprsoses, aku terima tantangan-tantangan yang datang. Misalnya, walaupun pemalu tapi waktu kecil (SD) aku sering ditunjuk untuk bernyanyi di atas panggung pada acara-acara tertentu, ya kalau dulu sih suaraku terbilang bagus ya, sekarang gak tau deh hehe. Awalnya aku begitu malu untuk tampil di depan umum, tapi aku juga malu untuk menolak, akhirnya aku juga terbiasa bernyanyi di depan umum. Sampai SMP aku masih tumbuh menjadi anak yang pemalu dan pendiam, tapi walau begitu aku tetap punya gang/geng/gank, aku gak tau penulisannya gimana, yang jelas aku punya geng di sekolah. Tapi ya namanya anak SMP, geng aku juga berganti-ganti, yang jelas temen aku ngga cuman satu dari masuk sampai tamat sekolah. Disitu juga aku mulai merasakan yang namanya cinta pertama, aku mulai mengenal yang namanya pacaran, lalu putus cinta dan patah hati. Pengalamanku dalam behubungan dengan orang lain pun berkembang karena aku gak menutup diri. Lanjut ke SMA aku mulai menjalani masa-masa jadi anak remaja yang bandel. Fase hidup dimana aku melanggar semua hal yang memungkinkan untuk dilanggar, bersama teman-teman pastinya. Pada masa kuliah aku memutuskan untuk bergabung dengan komunitas Teater di kampusku. Disana aku belajar banyak sekali hal-hal baru, terutama tentang manusia beserta kehidupan, tak kalah penting aku juga belajar tentang kepercayaan diri dan rasa nyaman dengan diri sendiri. Dengan bermain teater mau tak mau aku harus tampil di muka umum, mau tak mau aku harus berani gila, berani jelek, berani tampil bodoh dan berani melakukan hal-hal yang sebelumnya tak pernah ku lakukan. Terjun ke dunia Teater memberikan perkembangan bagi kepercayaan diriku.

Dengan aku gak menutup diri, aku membiarkan diriku berproses, aku gak kehilangan kepribadianku yang Introvert, namun aku juga gak membiarkan diriku tenggelam dalam kesunyian. Memang tidak mudah bagi seorang Introvert untuk membuka diri. Begitu juga dalam soal percintaan. Sewaktu masa sekolah SMP-SMA bisa dibilang aku memiliki mantan pacar yang banyak, itu juga karena masih masa puber, masih plin-plan dan memiliki rasa penasaran yang tinggi. Aku menjalin hubungan dengan mereka hanya dalam hitungan bulan, minggu, bahkan hari. Namun seiring aku dewasa, aku semakin memiliki kriteria-kriteria tersendiri dalam memilih lelaki yang akan aku jadikan pasanganku. Pada fase ini sikap Introvertku menjadi-jadi. Aku kambuh lagi. Aku sangat menutup diriku terhadap laki-laki semenjak umur 19 tahun. Aku malas membuka hatiku pada mereka yang ingin mendekat. Setiap kali ada yang mencoba menghubungiku, aku akan respon seadanya. Setiap kali ada yang mengajak bertemu, aku malas bukan main. Ada beberapa yang sempat nge-date bareng aku, tapi untuk nge-date bersama mereka aku harus mengumpulkan energy sedemikian rupa. Ada cukup banyak gebetan, tapi sebenarnya tak satupun dari mereka yang membuat aku merasa tertarik. Aku hanya berusaha merespon, aku berusaha tertarik pada mereka, aku berusaha untuk belajar menerima mereka. Namun pada akhirnya tetap saja aku sangat lelah dan memilih untuk menjauh.

Tidak mudah untuk merebut hati para Introvert, tapi ketika kami sudah jatuh cinta percayalah, hanya satu orang yang akan memenuhi hati kami, tak ada sedikitpun ruang kosong yang bisa ditempati oleh orang lain. Setelah sekitar 4 tahun aku menjomblo, akhirnya hatiku terbuka juga dengan satu laki-laki. Dan Introvert itu tak pernah mencintai setengah-setengah, kita mencintai dengan totalitas.
Sebenarnya para Introvert gak selamanya tertutup. Kita bisa jadi pribadi yang benar-benar 100% berbeda dari yang orang-orang kenal. Apabila kebanyakan orang mengenal kita sebagai sosok yang gak banyak bicara dan kalem. Maka orang-orang terdekat kita pasti gak akan menganggap kita demikian, bisa jadi bagi mereka kita adalah orang yang sangat terbuka, suka bercerita, bersemangat, humoris, gila, dan lain sebagainya. Kita juga  suka membicarakan hal-hal yang sepele, gak penting, dan menggosip. Bukannya kita gak mau menunjukkan sifat asli ini untuk umum, hanya saja kita memang gak bisa. Sudah menjadi naluri kita untuk menjunjukkan sifat yang sebenarnya hanya pada orang-orang terdekat atau orang yang nyaman bagi kita.

Hal lain yang dimiliki Intovert adalah kejujuran. Kita malas berpura-pura. Berpura-pura suka, berpura-pura nyaman, berpura-pura senang, atau pura-pura lainnya. Walaupun semakin banyak orang-orang "fake" di muka bumi ini, tak terkecuali orang-orang Introvert, namun sifat dasar Introvert adalah jujur. Bila kita tak tertarik terhadap sesuatu maka kita tak akan berpura-pura suka, dan bila kita benar-benar suka maka kita akan langsung menunjukkan sikap suka.

Sampai saat ini akupun masih terus berusaha, aku belum selesai belajar dan berproses menjadi manusia yang lebih terbuka terhadap hal-hal yang berguna bagi aku dan orang-orang yang ku sayangi. Namun satu kekurangan introvert, walaupun kita memiliki keinginan untuk berkembang dan sudah berusaha memperhatikan, merasakan, memenuhi apa yang sekeliling kita inginkan, tetap saja tanpa kita sadari terkadang sikap introvert yang tak mau diganggu ini muncul ke permukaan.  Jadi bagi seorang Intrivert berproses bisa saja memerlukan waktu yang tak sebentar, dan tak semua orang sabar menunggu kita dalam berproses, tak semua orang menerima kita sampai kita benar-benar menjadi pribadi yang memuaskan, bisa saja kita dititnggalkan dalam perjalanan tersebut.

Apabila kalian yang sedang mampir membaca tulisan ini adalah seorang introvert, kalian gak perlu merubah kepribadian kalian kok. Menjadi Introvert itu adalah sebuah anugerah, kita sudah diberkahi  cara berfikir yang unik dan mendalam, kekuatan batin, prinsip-prinsip kejujuran dan sensitivitas. Banyak tokoh-tokoh berpengaruh yang memiliki kepribadian Introvert, misalnya Abraham Lincoln, Albert Einstein, J.K Rowling, Mahatma Gandhi, Audrey Hepburn, Bill Gates, Emma Watson, Ariel Noah, dan Raisa. Kita hanya perlu menerima dan menjalani proses kehidupan dan bersikap lebih terbuka. Tak perlu terbuka pada segala hal kok, kita hanya perlu terbuka pada hal-hal yang akan berdampak baik dan memberikan kemajuan di hidup kita.

Hai semuanya Putri balik lagi, dan di postingan kali ini aku bakal nge-share ke kalian apa aja makeup haul aku di bulan oktober yang lalu.

Mungkin beberapa dari kita punya persepsi yang berbeda mengenai apa itu makeup haul. Definisi makeup haul sendiri sih setau aku gak ada yang yang benar-banar sama bagi semua orang. Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa makeup haul itu adalah makeup terbaru yang kita beli dengan uang kita sendiri, namun beberapa orang lagi berpendapat lain, bahwa makeup haul itu adalah makeup terbaru yang dia dapat, gak peduli datangnya dari mana, entah itu dari mambeli sendiri, hadiah dari temen, pacar, gratisan dari beauty event, atau endorse-an, dan lain-lain. Kalau aku sendiri sih mengambil pengertian yang ke-dua. Nah, kalian udah bisa liat pada gambar di atas product-product apa aja yang aku dapetin di bulan lalu, dan aku bakal bahas lagi productnya mulai dari dimana aku dapetin productnya, harga, dan sedikit (beberapa) review yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kalian apalagi kalau kalian pengen beli barang yang sama seperti makeup haul aku kali ini.

Aku bakal klasifikasikan setiap produk menurut brand nya yah


[MAYBELLINE]
Semua produk Maybelline ini aku dapat dari event Maybelline makeup class. Jadi setiap peserta mendapat goodie bag yang isinya bedak Maybelline Clearsmooth dan Maybeliine baby lips Candy wow. Tapi diakhir acara waktu aku mau ninggalin venue, salah satu penyelenggaranya, entah itu orang event atau orang brand-nya nyamperin aku dan kasih aku makeup pouch serta Lip Velvet ini.

- Makeup poch
Makeup pouchnya bagus, bahannya tebal dan lumayan gede. Ada tulisan #makeithappen gitu yang kalo gak salah adalah semboyan Maybelline. Kebetulan aku emang lagi pengen beli makeup pouch baru, tau-tau dikasih ini, rejeki anak soleh ya. 
- Clearsmooth All in One Two Way Cake, shade 02 Nude Beige
Harganya kalau aku tanya sama om google sekitar 45ribuan, sudah mengandung SPF 32 PA+++, bedaknya ringan di wajah, coveragenya kalau menurut aku sih biasa aja, ga begitu mampu nutupin bekas-bekas jerawat, tapi menyerap minyak di wajah aku.  
- Lip Velvet Matte, shade Mat 6
Harganya 90 k. Dari segi warna, mat 6 ini sedikit bold, warna nya campuran antara merah dan ungu, jadi aku putuskan saja kalau ini adalah warna berry. Teksturnya creamy, jadi bukan matte ya. Ketahanannya biasa aja, tapi lumayan nge-stain di bibir kalaupun lipsticknya udah hilang. 
- Baby Lips Candy Wow, shade Cinnamon
Harganya sekitar 36ribuan. Bentukannya seperti crayon, dan kalau diputar sampai kandas isinya bisa dibilang sedikit. Terbukti melembabkan bibir dan teksturnya ringan di bibir. Kalau diaplikasikan di bibir, dia memberikan sedikit warna yang cenderung nude, tapi hampir-hampir gak kelihatan sih warnanya, ya maklum aja karena memang ini produk lip balm bukan lipstick.



[ABSOLUTE NEW YORK]
Jadi waktu itu lagi jalan sama temen-temen cewek di Sun Plaza. Abis makan, mereka ngajakin ke Sogo untuk lihat-lihat ke counter makeup. Waktu itu aku sama sekali gak ada niatan buat beli makeup karena baru belanja makeup online. Eh pas masuk Sogo, kok ada couter baru, apa tuh ya, penasaran dong soalnya terakhir belanja makeup di Sogo counter ini belum ada. Ternyata counternya Absolute New York. Yauding langsunglah kegatelan coba-cobain testernya. Setelah melewati pergumulan hati akhirnya aku memutuskan membeli 3 produk ini,

- Blush Balm, shade Razzle
Harganya sekitar 100k. Pakainya gampang, bagian bawahnya tinggal diputar seperti lipstick terus dipulas ke pipi, tapi jangan lupa di tap-tap lagi pakai jari biar hasilnya lebih merata. Teksturnya creamy tapi gak menggumpal. Kalau diperhatikan dia mengandung sedikit shimmer. Hasilnya natural. Berhubung aku ini penggila blush on, jadi biasanya aku pakainya agak tebel-an. Tapi tetep aja menurut aku hasilnya emang natural walau dipakai tebel-tebel.
- Intense Lip Polish, shade Cherry Bomb
Harganya sekitar 93-98ribuan. Aku beli lip polish ini karena suka beud sama warnanya. Sama seperti nama shadenya, lip polish ini berwarna cherry, yaitu campuran warna merah dan pink cerah. Duh, warnanya begitu ceriiaaa. Teksturnya sendiri glossy, tapi pigmentasi warnanya juara. Walaupun dia glossy, dia gak ada bening-beningnya kayak lip gloss pada umumnya. Jadi warna cherry nya itu memang pekat melekat. 
- HD Eyebrow Kit, shade Brunette
Harganya sekitar 100k. Eyebrow kit ini memiliki beberapa shade dan pilihanku jatuh kepada Brunette, karena menurut aku ini warna paling mendekati ke warna rambut dan alis aku. Eyebrow kit ini terdiri dari 3 bagian. Pertama yang putih itu semacam basenya. Jadi ini dipakai terlebih dahulu di bagian alis. Walaupun warnanya putih, setelah di-swatch di alis dia bakal jadi bening. Oh iya aku pernah coba pakai brow powdernya tanpa base dan hasilnya, warna brow powdernya gak keluar. So base ini cukup penting. Setelah itu baru aku bingkai dan warnai alis menggunakan powder yang di tengah, lalu ditimpa dengan powder yang terakhir supaya alisnya lebih pekat dan warnanya merata. Kedua brow powdernya cukup powdery(nyerbuk), jadi ambilnya cukup pelan-pelan aja ya.




[MILANI]
- Contour Hihglight Cream & Liquid Duo, shade Natural/Medium
Aku beli di Shopee dengan harga 160k. Jadi, disalah satu ujungnya ada countur stick yang diputar untuk mengeluarkan produknya, dan di ujung lain ada highlighter cair (liquid) yang dipulas dengan aplikator yang sudah tersedia. Counturnya cukup creamy dan gampang diratakan. Highlighternya juga cukup glowing dan creamy.
- Stay Put Brow Color, shade 04 Brunette
Aku beli Shopee juga dengan harga 145k. Packagingnya terbuat dari jar kaca yang kokoh, sudah dilengakapi dengan angle brush dan spooly yang memang berguna dan enak dipakai, gak ecek-ecek. tekstur brow pomadenya sendiri creamy dan gampang dicolek-colek. Dibangingkan dengan pakai brow pencil atau brow powder, brow pomade adalah yang paling bisa bikin bentuk alis lebih rapi. Bahkan kalau pakai produk ini aku jadi males pakai concealer karena emang udah rapi dan tegas. Katanya juga brow pomade ini longlasting dan waterproof, tapi aku sendiri sih belum pernah coba pakai sewaktu berenang atau mandi.




[SLEEK]
- Sleek Blush, shade Pixie Pink
- Sleek Blush, shade Flamingo
Kedua blush on ini lagi-lagi aku beli di Shopee, dengan harga masing-masing 120k. Packagingnya itu sesuai sekali dengan nama brandnya, Sleek, yaitu halus dan gak murahan. Dan untuk produknya, duh ku jatuh cinta sekali. Warnanya cantik-cantik dan pigmented syekalii, gak perlu tuh berkali-kali disapukan pada brush dan di-swatch berulang-ulang ke pipi. Cukup disapukan sekali aja pada brush terus udah bisa di-swatch untuk kedua pipi. Blush on ini juga gak powdery. Pokoknya misi baruku adalah pengen mengoleksi semua warna blush on ini.



[URBAN DECAY]
Produk-produk UD ini aku dapatkan sewaktu aku dapat invitation untuk menghadiri event mereka beberapa waktu yang lalu.
- Glide On Eye Pencil, shade Black
Kalau aku searching Google, harganya adalah 270k. Eye pencil ini teksturnya creamy, formulanya begitu soft, dan memiliki warna yang hitam pekat. Dia juga waterproff dan lumayan loglasting.
- Lipstick sample
Mereka kasih 8 buah sampel lisptick yang terdiri dari macam-macam tekstur. Maafkeun aku kurang banyak komentar karena bentukannya kayak pil gini jadi aku males pake. Yang jelas lipsstick-listicknya lumayan pigmented dan kaya warna. 


Karena yang ini setiap produknya datang dari brand yang berbeda-beda, jadi aku satuin aja ya semuanya dalam satu frame.

- Rimmel London Stay Matte Pressed Powder, shade Transparent
Aku beli ini di Shopee juga, harganya 100k. Bedaknya ringan dan cocok digunakan sehari-hari. Karena ini shade-nya transparent jadi coveragenya emang tipis sekali, gak mampu menutup kekurangan di wajah, namun memang membuat tekstur wajah jadi lebih halus dan menyerap minyak di wajah. 
- Wardah Exclusive Foundation, shade 03 Sandy Beige
Kalau produk ini aku dapat dari event Gathering & Makeup Race by Nivea beberapa waktu yang lalu. Kalian bisa klik disini untuk tau eventnya. Harganya sekitar 70ribuan. Teksturnya agak kental dan gampang di-blend, covarangenya medium dankalau di muka aku produk ini meberikan hasil yang ga begitu matte tapi juga ga dewy-dewy amat.
- Catrice Liquid Metal Eyeshadow, shade Mauves Like Jagger
Sama seperti si Wardah foundation, produk ini juga aku dapatkan di event yang sama. Single Eyeshadow ini dijual dengan harga 60-70ribuan. Teksturnya shimmer, pigmentasinya tergolong biasa, nggak jelek tapi nggak terlalu pekat juga.
- Etude House Drawing Eyebrow, shade Brown
Ini merupakan produk alis yang aku selalu punya. Gak tau deh ini udah repurchase yang ke berapa kalinya. Aku beli di Shopee juga dengan harga sekitar 40ribuan. Harganya murce, pakainya gampang, warnanya pas, dan udah ada spoolynya.

Akhirnya kita sudah berada di penghunjung postingan. Semoga haul-haul di bulan berikutnya aku bisa posting lagi yes, berikut sama skincarenya juga. Maaci udah mampir di blog ini. Sampai jumpa di postingan selanjutnya beauties! 
Hai beauties! apa kabar semwanyaahh? semoga semakin sehat dan sejahtera ya :)
siapa nih yang kangen aku? pada kangen gak? oh enggak ya? yauding, ndak apa-apa, hehew.

Kali ini aku mau nge-share ke kalian tentang kegiatan aku dan apa aja yang aku dapatkan sewaktu ikut event gathering Nivea bersama teman-teman komunitas Medan Beauty Gram pada tanggal 24 September 2017. Thanks Medan Beauty Gram lagi-lagi sudah mengundang aku untuk ikutan event.

Oh iya, sebelumnya aku minta maaf kalau aku kekurangan dokumentasi. Foto-fotonya apa adanya beud. Tapi semoga kalian terpuaskan dengan penjelasan dari aku yah mantemans.

Jadi pertama, para beauty blogger harus mengikuti Makeup Race terlebih dulu. Kita semua berkumpul di depan toko Guardian Ringroad Citywalk Mall Medan dan setelah itu dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan modal seharga 500 ribu rupiah untuk belanja makeup. Makeup ini nantinya akan dipakai oleh semua anggota kelompok yang tema makeupnya berbeda-beda. Kebayang gak sih, kita satu kelompok itu ada 5 orang. Dan dengan modal senilai 500 ribu, kita cuma bisa beli satu foundy, satu lipstick, dua eyeshadow, satu pensil alis, dan barang-barang lain dengan harga terjangkau dan warna yang terbatas. Sementara ber-lima-nya punya jenis kulit dan tema makeup yang beda-beda. Tapi itulah tantangannya. Kita harus bisa memilih dan memaksimalkan satu produk untuk dipakai berlima. Nah waktu yang diberikan untuk belanja hanya 15 menit! Seketika suasana Guardian jadi riuh saat perempuan-perempuan ini belanja makeup dengan waktu yang singkat. 

Setelah selesai belanja makeup, kita semua diarahkan untuk naik ke lantai 2. Lokasi gathering kita berada di Fifth Avenue cafe. Kita ditempatkan di area Outdor yang sudah didekorasi cantik dengan warna biru dan putih. Para blogger undangan juga sebelumnya sudah diberikan dress code biru dan putih, agar sesuai dengan brand Nivea yang menggunakan dominasi warna tersebut. Dan karena saat itu acaranya diadakan pada siang hari, cuaca jadi terasa agak hot disertai angin-angin manja yang selalu menghembuskan rambut kesana-kemari.








Kita dipersilahkan duduk sesuai dengan kelompok. Dan masih ada kejutan lain, yaitu makeup artist hits kenamaan Indonesia juga didatangkan di acara kita, mas Bubah Alfian. Wah surprise sekali pastinya. Aku sebelumnya kekurangan info, aku baru tau pada saat itu juga kalau mas Bubah hadir di acara kita.

Lalu kita semua disuruh mempersiapkan alat makeup, dan diberitahu bahwa waktu kita bermakeup hanya 10 menit. Hastaga, cobaan apa lagi ini ya Tuhan. Dan waktu 10 menit itu sudah termasuk saat kita menghapus makeup awal yang sudah kita pakai. Wajah kita nantinya dibersihkan menggunakan Nivea Micellar Water  dan Nivea Eye Makeup Remover. Sebenanrnya salah satu tujuan acara ini juga untuk memperkenalkan produk Nivea terbaru, yaitu Nivea Eye Makeup Remover, seperti yang kita pegang dalam foto di atas.

Sesaat setelah start, kerempongan pun terjadi lagi. Gimana gak rempong coba, makeupin satu muka cuma dikasih waktu 10 menit, padahal biasanya bisa menghabiskan waktu 30 sampai 1 jam. Mas Bubah juga ikut memantau sambil berkeliling-keliling ngeliatin kita bereksplorasi dengan makeup kita. Dan ketika waktu 10 menit sudah habis, kitapun dilarang rempong untuk ngurusin muka lagi. Waktu penilaian pun tiba, mas Bubah sendiri yang manjadi jurinya. Agak harap-harap cemas juga sih, panasaran siapa ya yang menang. Dan ketika diumumkan, ternyata Kelompok aku dipilih oleh mas Bubah sebagai pemenang, yeay! Thankyou mas Bubah.


maafkan angin-angin nakal yang terus mengibas rambut kami. oh iya, gak lupa para pemenangnya foto bersama mas Bubah dulu.



Kelopok yang menang diberikan hadiah voucher belanja di Guardian senilai 4 juta rupiah. 4 jutanya kemudian kita bagi berlima, jadi kita dapat voucher 800 ribu per orangnya. Tapi satu yang buat aku kecewa. Setelah aku tanyakan langsung ke Guardian, ternyata voucher belanja tersebut hanya bisa digunakan dengan pembelanjaan minimum 500 ribu. jadi kita harus belanja dulu di Guardian minimal 400 ribu, baru kita bisa pakai satu voucher seharga 100 ribu. Hadehhh, aku harus habisin duit berjuta-juta dulu dong di guardian baru aku bisa pake ini voucher semua. Alhasil vouher Guardian itu aku bagiin ke temen-temen aku.

Setelah itu acara bebas, kita bisa menyantap hidangan yang sudah disediakan. Dan dilanjutkan dengan workshop oleh mas Bubah Alfian yang terbuka untuk umum, jadi yang hadir disana bukan para Beauty Blogger aja.





Sekarang saatnya aku unboxing produk apa-apa aja yang aku dapatkan pada event ini.



Nah, itu dia semua produk yang aku dapetin. Jadi aku dapat 1 Beauty Box dan 2 goodie bag. Lumayan banyak yah. Oke kita bakalan bahas satu-persatu.




Jadi di dalam Beauty Box ini aku mendapatkan masing-masung satu :
- Nivea Micellar water
- Nivea Eye Make Up Remover
- Nivea Lip Butter, Nivea Makeup Starter
- kapas wajah
- cutton bud

Sedangkan produk yang ada dalam dua buah goodie bag yang aku dapatkan ialah...


- 2 pcs cutton bud
- 1 pcs Nivea After Sun Moisturize
- 1 pcs Nivea Makeup Starter
- 1 pcs sampel Nivea Makeup Clear mud
- 1 pcs Nivea Lip Butter
- 2 pcs Nivea Extra White Flirming Body Lotion
- 1 pcs Nivea Eye Makeup Remiver
- 2 pcs Nivea Makeup Clear foam

Oh iya, kalian masih ingat kan pada saat Makeup Race kita dikasih modal 500 ribu untuk belanja produk. Produk-produk yang sudah kita beli akhirnya kita bagi lima. dan aku pilih untuk bawa pulang Foundation Wardah dan Eyeshadow Catrice.



Ada juga kenang-kenangan foto bersama masing-masing anggota kelompok.



Sekian postingan aku kali ini. Thankyou buat kalian yang udah baca sampai selesai. Dan buat kalian Beauty Blogger yang berada di Medan, kalian boleh bergabung di Komunitas Medan Beauty Gram, mumpung pendaftarannya sedang dibuka. Caranya kalian kepoin aja dulu instagran Medan Beauty Gram, nanti disana ada link buat pendaftarannya. Sampai jumpa di postingan berikutnya :)

Hai Semuanya! Mungkin kalian udah pada kenal sama si Lip Cream yang satu ini. Yup, Mizzu Valipcious Velvet Matte! Kalau biasanya Mizzu dikenal dengan eye makeupnya, ternyata Mizzu juga nggak mau ketinggalan buat ngeluarin Lip Creamnya. Cus kita langsung bahas aja.



Packaging
Seperti yang terlihat pada gambar di atas, box si Mizzu ini hadir dengan tema monokrom dan ada gambar bibir mangap di bagian tengah box. Pokoknya box-nya lucu dan dilengkapi juga dengan keterangan warna dan ingredients pada bagian belakang.



Untuk botolnya sendiri lip cream ini masih mengusung tema monokrom dengan tutupnya yang bergaris hitam putih. Bagian badan botolnya transparan sehingga memudahkan kita melihat warna lip cream di dalamnya, namun bagian badan botol ini juga dipenuhi juga dengan garis dan huruf-huruf. Kesannya jadi rame dan meriah. But it's okay, masih cantik dan enak dipandang.
Botolnya sendiri juga tergolong kokoh. Aplikatornya enak digunakan, nggak mengambil terlalu banyak produk. 

Tekstur
Teksturnya creamy, formulanya halus sewaktu di-apply ke bibir, dan dia juga gampang diratain. Nggak perlu waktu yang lama untuk menunggu lip creamnya nge-set jadi matte, dan ketika udah nge-set matte pun dia nggak bikin efek bergaris-garis di bibir. Lip cream ini punya aroma manis. Ku syukaa. Wanginya bukan yang tajam semerbak dan mengganggu penciuman. Tapi buat kamu yang anti sama bau-bauan lipstick mungkin aja kamu ngga suka sama baunya.

Pigmentasi
Pigmentasinya medium. Untuk aku, begitu aplikatornya dibuka, lip cream yang menempel di aplikator sudah bisa digunakan untuk di-apply ke seluruh bibir. Memang warnanya mampu menutup warna asli bibir namun warnanya belum benar-benar keluar. Nah kadang kalau kepengen warna yang lebih nyata membahana aku bisa tambahkan 2 atau 3 kali sapuan. Dia ngga bakal cracking juga kok.

atas : Dine in Wine, bawah: Amore


Warna
Semua varian warna Mizzu Velvet ini bagus-bagus loh, tergolong warna trend saat ini yang identik dengan earth tone. Karena aku hanya punya dua shade jadi yang aku review kedua shade ini aja yah.
Dine in Wine : warna pink fuschia namun bukan yang terlalu gonjreng karena dia tergolong deep pink dengan sedikit bias warna coklat. Aku suka binggo sama warna seperti ini, cerah tapi nggak menor.
Amore : warna coklat dengan campuran rose dan orange. Ini bukan tergolong warna nude karena warnanya termasuk kuat. Tapi masih sangat wearable untuk dipakai sehari-hari.

Ketahanan
Lip cream ini tergolong transfer free. Ketika aku coba minum di gelas atau di sedotan, dia nggak menempel. Tapi kalau kamu bawa makan makanan berminyak apalagi kamu nggak bisa makan syantik, kemungkinan lipsticknya akan memudar di bagian dalam bibir. But it's not big problem. Tinggal touch up juga kan sis. Sedangkan kalau nggak dibawa makan makanan berat dan ngga ciuman hardcore lipstick ini bakal tahan seharian kok.

Harga
Harganya sangat terjangkau, aku beli di Berry Benka seharga Idr 79.000/pcs. Setau aku brand Mizzu ini belum ada counternya. Kalau ada lebih asik ya kayaknya, bisa colek-colek tersternya.

Kesimpulan
(+)
Packagingnya oke
Formulanya halus
Gampang diratakan
Matte Finish
Transfer free
Warnanya bagus-bagus
Cukup longlasting
Harga terjangkau
(-)
Brand ini belum ada counternya

Dine in Wine
Amore
Thanks for reading! ^_^
Hallo Beauties! kali ini aku akan me-review salah satu lip crem lokal yang sedang naik daun gila-gilaan sampe susah banget nyari nya, yaitu Emina Lip Cream Matte. Fyi, aku butuh perjuangan buat dapetin si lip cream ini. Dua kali aku pesan lip cream ini lewat online shop, dan ternyata shade pesananku selalu kosong dan uangku akhirnya di-refund. Waktu lagi ke Parkson Centre Point Medan aku juga singgah ke counternya tapi nggak ada satupun shade yang ready. Aku pernah cari di Transmart Medan Fair dan Guardian Medan Fair tapi sold juga. Sedih kali lah pokoknya :'( Sampe akhirnya pas aku lagi jalan di Plaza Thamrin Medan, aku ingat bahwa disana ada Guardian, cus aku langsung kesana dan, wah thanks God! Lip Cream ini readyyy (terharu T_T). Sempat kecewa juga karena dari tujuh shade, yang sisa tinggal empat shade aja. Dan sebenarnya shade awal incaranku adalah si Chocolava dan Fuzzy Wuzzy. Dan ya bener aja, kedua shade itu pula yang kosong. Akhirnya aku bawa pulang tiga shade, yaitu Mouvelous, Tumbleweed, dan Jelly bean. Ada satu lagi warna pink tapi aku gak beli karena aku pikir-pikir lipstick pink aku udah lumayan banyak dan akupun gak terlalu suka pakai lipstick pink.



Packaging
Packaging si Emina Lip Cream Matte ini unyu abis. Setiap box memiliki warna dan gambar yang berbeda-beda. Mirip produk Korea. Untuk tubenya sendiri desainnya simple, badan tube berwarna sama dengan lip cream di dalamnya dengan tutup warna hitam. Bentuknya mirip Nyx Soft Matte Lip Cream, tapi si Emina ini lebih kecil. Karena ukurannya yang kecil, si lip cream ini sangat friendly untuk dibawa kemana-mana dan diletak dimana-mana karena nggak makan tempat. Ini salah satu point yang aku suka. Tapi nih, walaupun dia lebih kecil ternyata isinya banyak loh. Di bagian bawah tube tertulis netto 5,5gr, ini lebih banyak dibandingkan dengan lip cream sejenis yang biasanya isinya cuma 4 atau 4,5gr.

swatch di tangan

Tekstur
Teksturnya creamy ketika baru di-apply ke bibir. Mudah diratakan, dan kuasnya juga enak dipakai, nggak kepanjangan nggak kependekan, pas. Pigmentasinya oke. Gak memberikan sensasi lengket yang bikin bibir kayak ketarik gitu. Menurut aku dia gak berbau jadi gak bakal ganggu indera penciuman. Dia benar-benar ringan di bibir. Bibir serasa kayak nggak pakai lipstick aja gitu. Dia juga gak bikin bibir aku kering. Tapi lip cream ini butuh waktu yang agak lama supaya benar-benar nge-set jadi matte, sekitar dua puluh menit. Nggak seperti lip cream lain yang sudah bisa nge-set matte dalam waktu kurang dari sepuluh menit.

Warna
Kalau yang aku lihat di Instagram atau Blog or Youtube, koleksi warna lip cream ini termasuk wearable semua, gak ada yang nyeleneh. Karena aku cuma punya tiga shade maka aku akan bahas ketiga warna ini aja. Untuk Mauvelous, sesuai namanya ini adalah warna mauve dengan campuran pink, sangat natural, mirip warna asli bibir yang biasanya cenderung keunguan. Warna kayak begini juga termasuk warna yang lagi hits di era ini. Untuk Tumbleweed ini cenderung ke orange. Tapi gak benar-benar orange karena masih ada campuran peach dan pink nya. Warnanya cakep dan cerah. Sampai pernah waktu aku lagi pakai lipstick ini, temen aku yang cowok bilang, "put kau abis makan somboy ya?" haha tapi aku pede aja karena aku gak tau malu emang aku suka lipstick orange. Mungkin banyak yang nggak suka pakai lipstick orange karena merasa warnanya terlalu mencolok. Kalau aku pribadi emang suka banget sama lipstick yang oranye-oranye dari dulu. Kamu cobain juga deh siapa tau cucok. So dari ketiga shade, Tumbleweed ini yang jadi favorit aku. Untuk Jelly Bean, ini merupakan warna merah burgundy dengan campuran pink. Warnanya juga cakep, dewasa, dan membuat karakter kita jadi makin strooong dikala menggunakannya.

Ketahanan
Meski memiliki finishing yang matte tapi dia gak benar-benar transferproof, karena ketika dipakai minum, lipsticknya masih transfer sedikit di gelas (sedikit banget kok). Kalau dibawa makan makanan berat dan berminyak juga lipsticknya berpotensi untuk memudar terutama bagian dalam bibir. Tapi kalau nggak dibawa makan makanan berat lipstick ini bisa bertahan seharian. Menghapus lipstick ini juga nggak susah, nggak perlu pakai remover yang oil based. Cukup dengan remover yang berbahan dasar air juga udah hilang.

Harga
Harganya bervariasi kalau di online shop, berkisar 40-70ribu. Kalau aku sendiri beli di Guardian seharga 45ribu/pcs. Aku juga heran kenapa lip cream ini murah banget, mengingat kualitasnya yang lumayan. Tapi baguslah Emina ngerti aja kalau cewek itu suka barang yang bagus tapi murah. Pantes aja sold dimana-mana.

Kesimpulan
(+)
Packagingnya lucu
Warna-warnanya bagus
Gampang diratakan
Pigmentasi oke
Nggak cracking
Nggak kering di bibir
Sangat ringan 
Harganya murah
(-)
Nggak transferproof

MAUVELOUS

maafkeun ke-alayan ini

TUMBLEWEED
 


JELLYBEAN
Hallo semuanya. I'm back! ternyata sampai di hari ini umur blog ini udah 4 tahun, dan aku udah nggak pernah nulis lagi selama lebih dari setahun. Huuuuuu syedih :'( trus kenapa kok aku tiba-tiba memutuskan untuk menulis lagi? wah, boleh aku ceritain sedikit ya.

Jadi belakangan ini aku emang lumayan sering kepikiran, misalnya tiap aku nyobain new beauty product, atau nemuin satu skill makeup baru, I feel like aku harus nge-share ke teman-teman semua, sayang kalau disimpan sendiri. Tapi walaupun keinginan itu ada, nampaknya semua itu hanya menjadi wacana belaka karena tidak ada pergerakan untuk menulis lagi. Sampai pada suatu hari aku ketemu sama temen aku yang seorang EO yang mau bikin acara Gathering Clozette ID with Freshlook Medan. Dia cerita kalau dia mau buat acara ini dan menawarkan aku untuk ikutan gatheringnya juga, kebetulan memang yang ikutan adalah Blogger dan Vlogger cewek Medan. Aku sempat tanya juga, apa aku boleh ikutan sementara aku udah lama banget nggak nge-blog. Tapi doi bilang it's okay. So yaudin, siapa yang nggak mau coba, apalagi acaranya gratis, tidak dipungut biaya apapun.

Event ini merupakan roadshow event dari Freshlook, dan Medan menjadi kota pertama yang dipilih untuk dikunjungi. Eventnya berlansung hari Sabtu, 21 Januari 2017 di Thirty Six Cafe Medan. Aku juga udah menerima email dari mereka dua hari sebelum hari sabtu, dan aku diberi tahu untuk membawa alat makeup terutama eye makeup. 

Sesampainya di Thirty Six Cafe aku dan teman-teman bloggers/vloggers lain langsung diminta untuk registrasi, setelah itu kita mendapat sepasang softlens dari Freshlook. Lalu kita pun disuruh untuk langsung memakai softlensnya dan mendapat challege yaitu membuat foto ootd di sekitar cafe yang udah instagramable banget dan menguploadnya ke Instagram. Untuk yang outfit dan fotonya paling keren bakal dapat hadiah dari Clozette ID. Setelah berselang beberapa menit, acara talkshow pun dimulai. Yaitu membahas tentang bagaimana memilih softlens yang baik, cara pengggunaan dan perawatan softlens, dan juga kelebihan soflens Freshlook ini. Speakernya sendiri ada tiga orang, yaitu kak Flo - beauty bloggers, Yunita - fashion vloggers, dan dari pihak Freshlooknya sendiri (ampuun, lupa nama ibunya)



Setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada ketiga speakernya. Setelah sesi ini selesai kita pun mendapat challenge kedua, yaitu makeup challenge. Seperti yang udah diberitahukan sebelumnya bahwa kita diharapkan membawa eye makeup, maka akupun udah mempersiapkan eyeshadow, eyeliner, bulu mata pelsong beserta lemnya, dll. Eye makeupku sendiri bermain di warna-warna gold, nude, and black. Sedikit glamour namun masih memberikan kesan natural dan aku sesuaikan dengan warna softlensku yaitu Freshlook Colorblend warna Sterling Gray. Oh iya, harus aku akui soflens dari freshlook ini memang yang paling nyaman di mata aku kalau aku bandingkan dengan softlens-softlens lain yang pernah aku coba. Rasanya softlensnya begitu lunak dan ringan di mata (ini jujur lho ya). Setelah selesai menghias mata kita cus upload lagi ke instagram. 


Lalu challenge yang ketiga adalah photograph challenge. Kita disuruh buat fotoin dus Freshlook kayak yang aku pegang di atas, dan kita juga dikasih box yang isinya pernak-pernik seperti bunga, batu-batuan, dll untuk membantu mempercantik hasil fotonya. Oh iya, maaf ya hasil foto punya aku udah kehapus :'(

semua pada sibuk foto-foto
Lalu tibalah saatnya untuk mengumumkan siapa pemenang Ootd Challenge, Best Makeup Challenge, dan Photograph Challenge. Dan ternyata aku adalah salah satu pemenangnya, yaitu kategori Makeup Challenge, hehe duh senengnya. 

dikasih goddie bag dari Clozzete ID oleh kak Flo
Setelah itu barulah acara bebas, kita boleh ngobrol-ngobrol sambil minum dan makan cantik. Gak lupa kita juga foto-foto sama yang lainnya, dan sebelum pulang kita juga dikasih goddie bag dari Freshlook.




Nah apa aja isi goddie bag nya? ini dia isinya...........




goddie bag Freshlook: cairan softlens Replenish, rose mirror, dan yellow pouch

goddie bag Clozzete : tempat minum dan amplop yang isinya voucher belanja senilai 250k
voucher belanja senilai 250k
Kembali ke laptop, akhirnya akupun menyadari bahwa aku memang ditakdirkan untuk menulis lagi hehehe.
Langganan: Komentar ( Atom )

Pengikut

Blog Archive

  • ►  2018 (4)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
  • ▼  2017 (6)
    • ▼  November (2)
      • Apa yang Para Introvert Rasakan
      • My October Makeup Haul + Mini Review
    • ►  Oktober (1)
      • [GATHERING] Nivea X Medan Beauty Gram & Unboxing G...
    • ►  Februari (1)
      • Review: Mizzu Valipcious Velvet Matte shade Dine i...
    • ►  Januari (2)
      • Review: Emina Lip Cream Matte shade Mauvelous, Tum...
      • Gathering - Clozette ID with Freshlook Medan
  • ►  2015 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2014 (15)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2013 (28)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (5)

Beauty Brands

Absolute New York (1) Acnes (2) Caring Colours (1) Catrice (2) Citra (1) Clear (2) Dove (1) Elips (2) Emina (1) Etude House (2) Ever E (2) Garnier (6) L.A Girl (1) MakeOver (1) Mane n' Tail (1) Maybelline (6) Milani (1) Mizzu (1) Moodmatcher (1) Mustika Ratu (3) NYX (5) Nivea (3) Odessa (1) Olay (1) Oriflame (10) Original Source (1) Ovale (5) Pixy (3) Purbasari (1) Rimmel London (1) Rudi Hadisuwarno (1) Sariayu (5) Silky Girl (4) Skin Aqua (4) Sleek (1) Sophie Martin (3) Urban Decay (1) Viva (2) Wardah (7) e.l.f (1) pH isoHex (2)

Categories

BB cream Base Makeup Blush Body Care Concealer Eye shadow Face Mask Facial Wash Foundation Gathering Giveaway Hair Care Haul Lip Balm Lip Crayon Lip Cream Lip Polish Lipstick Make Up Makeup Remover Mascara Mask Nails Powder Skin Care Sunblock UV Tint tips tulisanku
Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Putri
Lihat profil lengkapku

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Translate

Total Tayangan Halaman

Popular Posts

  • Petualangan Mencari Pelembab I
    haaaiii beauties... belakangan ini udah jarang banget ya aku posting, udah kangen berat nih sama blog ini *sambil bersih-bersih sawang yan...
  • Vintage Style
    Apa yang terlintas di pikiran kamu kalo mendengar kata Vintage? Orangnya yang jadul, cara berpakaiannya, atau malah cara berfikirnya? n...
  • Review: Emina Lip Cream Matte shade Mauvelous, Tumbleweed, Jellybean.
    Hallo Beauties! kali ini aku akan me-review salah satu lip crem lokal yang sedang naik daun gila-gilaan sampe susah banget nyari nya, yaitu...
  • Ovale Facial Lotion Lemon
    haiii... ini adalah post pertama aku dibulan kelahiranku (ehem, ehem). okay, semua pasti tau make-up remover. setelah seharian beraktivit...
Copyright 2014 Beauty Never Dies.
Designed by OddThemes